Jadi, Mau Menyombongkan Apa ?

[ ENLIGHTENMENT REFLECTION ]

Jadi, Mau Menyombongkan Apa ?

” Mba, kok mba sabar banget sih ? ”
” Waah, terbaik emang ”

” Kamu tenang banget siih ”

” Kamu baik bangeeet sih ”

“Kamu keren banget, luar biasa, panutan”

Kau pernah mendapat pujian serupa di atas ?

Kalau pernah, bahkan sering, sesungguhnya kamu sedang diuji. Diuji dengan pujian.

Mungkin sejenak kamu akan merasa tinggi setelah mendapat pujian itu. Dan kemudian membanggakan diri. Menganggap bahwa semua pencapaianmu, semua kebaikanmu, dan semua alasan kau dipuji itu murni karena usaha dan doa dirimu sendiri

Padahal, bukan kamu yang hebat. Hanya Allah yang sedang menutup aib-aibmu. Menyembunyikan segala keburukanmu, hingga yang terlihat hanya kebaikan-kebaikan.

Dan, bisa jadi kehebatan dan kebaikanmu itu, adalah juga berkat akumulasi doa orang-orang yang mencintaimu. Dari ibu yang mendoakan kebaikan untukmu di balik lelehan air mata, dari ayah yang mendoakan keistiqomahan untukmu di selepas sholat-sholatnya, dari kakak yang mendoakan kesehatan dan kelapangan rizki untukmu di setiap dhuha nya, dari adik yang mendoakan kesuksesanmu di balik kepolosannya, dari teman yang mendoakan kemudahan segala urusan untukmu di setiap doanya diam-diam.

Hanya saja, kita sering luput dari menyadari itu. Merasa tinggi dengan setiap pencapaian. Padahal sebenarnya kita bukanlah siapa-siapa, tanpa doa-doa dari orang-orang yang mencintai kita. Tanpa ada Allah yang menutup aib-aib kita.

Jadi, mau menyombongkan apa ?

by : Anita Sefti – FKM 2014

#EnlightenmentReflection
#MaskamUndip

~Nyaman Bersama Maskam~