[Enlightenment Reflection]
CERPEN NIKMAT
***
“Kalau dipikir-pikir enak banget ga sih jadi kita,” seru Dian menerawang ditengah keheningan.
Aku menghentikan aktivitasku. “Ada apa Yan?” Tanyaku.
“Kita kan Islam tuh Rum,” lanjut Dian tanpa mengindahkan pertanyaanku. Mata kami bertemu, aku menunggu kalimat selanjutnya darinya. “Kita Islam, lahir dalam keadaan Islam dan berada dalam keluarga Islam. Beruntung banget kan?”
Aku mengangguk.
“Dan InsyaAllah matinya juga nanti dalam keaadaan Islam.” Tambahku. “Aamiin.” Imbuhnya.
“Bonusnya lagi, kita hidup diwilayah yang aman. Kamu pernah ga mau sholat dilarang-larang sama orang? Ga pernah kan?! Disini mah kita belajar dimana aja bisa! Ceramah ada di mana-mana, lingkaran-lingkaran majelis serta berbagai media kebaikan tersedia.”
Aku mengangguk lagi.
“Tapi Kenapa ya kita segatau diri ini Rum?” Ucap Dian menerawang.
Kedua alisku menyatu. “Gatau diri?”
“Iya, gatau diri. Maksudku, kita udah dikasih kemudahan menikmati iman sebanyak itu, tapi kok kitanya malah males-malesan beribadah ya? Ngaji kalau ada waktu luang aja, sedekah kalau ada uang receh aja, doanya khusyu pas lagi sedih aja, bahkan kadang kita ga ngerasa bersalah lo sholatnya ga diawal waktu. Ya kan?”
Aku terdiam mengingat-ingat bagaimana aku selama ini.
“Mungkin kalo muslim Rohingya dan Palestina tukeran keadaan dengan kita mereka bakal gunain kesempatan ini dengan sebaik-baiknya.” Tambahnya lagi.
Aku mengangguk lagi.
“Iyap, bener kamu Yan. Seharusnya kita bisa bersyukur dengan nikmat ini. Dengan keadaan saudara kita diluar sana banyak yang ga bisa merasakan nikmat waktu, justru disini kita diuji dengan waktu, diuji dengan rasa aman, dan diuji dengan badan yang sehat. Jangan sampai kita kufur pada nikmat ini.”
Hening. Kini kami berdua tenggelam dalam memori kesalahan masing-masing.
“Gimana caranya biar kita ga kufur? Yuk ah mulai sekarang manfaatin waktu baik-baik!” Dian kembali memecah keheningan sembari berdiri.
Aku pun ikut berdiri. Kutarik tangan Dian, dan tak kusangka kami bisa sesemangat ini pergi ke masjid. Alhamdulillah.
***
“Dan (ingatlah juga), tatkala Rabb-mu memaklumkan: ‘Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih’.” – (QS.14:7)
#EnlightenmentReflection
#AlfatihGen2
#MasjidKampusUndip
~Nyaman Bersama Maskam~