[1] Asmaul Husna – Ar Rahmaan

1

[1] Asmaul Husna – Ar Rahmaan ( Maha Pengasih )

Dzat yang maha pengasih terhadap semua makhluk yang ada di dunia ini tanpa terkecuali, baik kepada yang taat ataupun yang ingkar kepadaNya sekalipun. Semua itu akan dikasihani dan dicukupi kebutuhannya.

DIALAH yang mewariskan kasih sayang dan kebaikan bagi seluruh mahluk, disegala zama tanpa membedakan antara yang baik dan yang buruk, yang beriman dan yang kafir, yang dicintai dan yang dibenci. Dicurahkan Nya karunia tak terbatas keada seluruh mahluknya. Seperti terdapat dalam Al Qur’an surat Al A’raf 7; 156 ” Rahmatku meliputi segara sesuatu”.

Para ulama telah menafsirkan al Rahman sebagai kehendak ilahi terhadap seluruh kebaikan al iradah al khayr, dan mengatakan bahwa al Rahman seperti halnya Allah adalah nama dari Sang Pencipta dan tidak dapat disifatkan kepada yang lain.

Allah berfirman : “Serulah Allah atau serulah Al Rahman. Dengan nama yang mana saja kamu seru Dia mempunyai nama nama yang paling indah (Al Isra’ 17; 110)

Makna kasih sayang berawal dari kebaikan perasaan, rasa sedih dan kepedulian yang dirasakan seseorang ketika dia mengetahui ada orang lain yang sedang mengalami penderitaan. Tekanan rasa sedih tersebut menggerakkan kita untuk menolong orang yang sedang menderita. Namun perasaan iba saja tidak memadai. Kasih sayang yang sesungguhnya akan terwujud jika seseorang mampun mengurangi kesedihan dan penderitaan yang tengah dirasakan seseorang. Allah berada diatas semua itu, bahkan dipilihnya kasih sayang bukannya hukuman ketika dia menciptakan mahluknya. Dia menciptakan semua mahluk atas dasar kasih sayang NYA. Segala sesuatu yang ada sejak semula telah dikarunia dengan kasih sayang. Dia telah menciptakan seluruh mahluk termasuk mahluk NYA yang tertinggi , Manusia tanpa kekurangan dan murni. Dia telah menganugerahkan kepada mahluk NYA rahmat yang tidak terbatas. Dengan kasih sayang NYA dia telah menunjukkan bahaya kerugian dan kehancuran. Dia telah memberikan kepada manusia dan hanya kepada manusia, kebebasan untuk memilih antara kebaikan dan keburukan.

Carilah dalam diri mu sendiri cahaya al Rahman dengan menggunakan kebebasan mu dalam memilih kebaikan bagi dirimu dan bagi orang lain. Rasakanlah penderitaan orang yang tersesat maupun orang yang malang, bukan dengan cercaan tetapi dengan perasaan iba dan pertolongan, dan berharaplah kepada janji Allah bahwa kasih sayan NYA jauh melebihi amarah NYA

Abu Hurayrah meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda, ” Allah Yang Maha Tinggi memiliki seratus bagian rahmat. Hanya satu bagian yang dicurahkan NYA kepada Alam semesta, dibagikan NYA kepada semua mahluk NYA, rasa kasih sayang yang ada pada mahluk NYA. Rasa kasih sayang antar sesama mahluk NYA berasal dari bagian itu. Adapun 99 bagian lainnya disimpan NYA untuk hari akhirat ketika dia akan memberikannya kepada orang yang beriman’

Hadis lain yang menggambarkan kehendak dan keinginan Allah untuk memberikan rahmat NYA kepada mahluk adalah ; “jika ada orang yang tidak membutuhkan dan meminta kepada Allah akan rahmat NYA niscaya Allah akan murka kepada nya’

Abd Al Rahman adalah orang yang padanya Allah mengungkapkan rahmat NYA kepada Alam semesta. Setiap anak Adam memperoleh kasih sayang dari Yang Maha Pengasih sesuai dengan potensi mereka. Tidak ada yang dikecualikan dari firman Yang Maha Pengasih itu, seperti yang disabdakan Nabi SAW dalam sebuah hadis ” Allah telah menciptakan manusia dalam bentuk kasih sayang NYA.