Notulensi Wisata Qur’an: “Manusia yang melampaui batas”

Notulensi Wisata Qur’an: “Manusia yang melampaui batas” 
5 April 2018
Ust. Yasir Muna

Seringkali kita mendengar kata ‘melampaui batas’ yang kaitannya baik berupa menghambur-hamburkan sesuatu yang kurang manfaat entah dalam bentuk koleksi segala sesuatu barang, kecintaan terhadap duniawi, materi dan kecintaan makhluk selain Allah.

Semua ragam bentuk yang jika digunakan,diperlakukan secara berlebihan, maka hal tersebut merupakan kategori melampaui batas.

“Ketahuilah! Sesungguhnya manusia benar-benar melampaui batas” (QS. Al-‘Alaq : 6)

Apabila kita mentadabburi yang disebutkan dalam Al-Qur’an tentang jangan melampaui batas. Jika kita mau jujur dan sportif terhadap diri sendiri, sesungguhnya manusia itu banyak sekali lalai-nya dan mungkin ada ratusan sinyal hidayah yang kerap datang menghampiri dan kerap kali kita lalaikan, dan akhirnya sinyal hidayah itu pergi. Sehingga definisi orang bijak berkata penyesalan itu selalu datang terlambat adalah benar adanya.

Sebagai contoh makanan yang dikonsumsi secara berlebihan dan melampaui batas normal akan berdampak tidak baik pada tubuh yang akan menimbulkan racun pada tubuh.

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu haramkan apa-apa yang baik yang telah Allah halalkan bagi kamu, dan janganlah kamu melampaui batas. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas” (QS. Al-Maaidah : 87)

Sesungguhnya Allah sudah memberikan peringatan, pemahaman, pembelajaran kepada setiap hamba-Nya yang berpikir agar janganlah berlebihan dan melampaui batas dalam menyikapi maupun melakukan segala sesuatunya.

Cetak Artikel/Halaman
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *